Detail Cantuman Kembali
perencanaan cold storage menggunakan refrigerant hydrocarbon di pelabuhan perikanan (PP) bulu tuban
Pelabuhan Perikanan (PP) Bulu sebagai salah satu Pelabuhan Perikanan (PP) penghasil perikanan di Tuban, dengan jumlah produksi 10010,07 ton pada tahun 2015 dan 11078 ton pada tahun 2016. Semakin meningkatnya produksi perikanan tersebut, perlu adanya cara yang lebih praktis dalam hal penyimpanan ikan mengingat di tempat tersebut masih menggunakan es balok sebagai media pendinginnya. Untuk itu diperlukan adanya upaya terpadu dalam hal penyimpanan ikan yang lebih efisien dan dapat menjaga kualitas ikan. Upaya tersebut adalah dengan pengembangan Pelabuhan Perikanan (PP) Bulu menyangkut pembuatan instalasi pendingin (cold storage) sebagai penunjang kebutuhan pemasaran dan penyimpanan yang lebih baik. Pembuatan instalasi pendingin dalam penelitian ini menggunakan refrigerant hydrocarbon sebagai bahan pendinginnya. Penelitian ini diawali dengan pengumpulan data produksi penangkapan ikan Kecamatan Jenu dan Tambakboyo untuk perencanaan cold storage kemudian menentukan kapasitas, menghitung beban pendingin, merancang desain cold storage serta analisa nilai ekonomis dari penggunaan refrigeran Hycool dan Musicool pada perencanaan cold storage. Dari hasil perhitungan didapatkan bahwa beban pendingin diruangan cold storage adalah 13787.136 Btu/hr, serta biaya investasi awal dari perencanaan cold storage sebesar Rp322.415.925,00. Dan untuk estimasi biaya operasional dan daya listriik yang ditimbulkan dari penggunaan refrigeran HCR-22 dan MC-22 per bulan menggunakan quick freezer sebesar Rp969.650,00 untuk 497.376 kW dan Rp966.060,00 untuk 484.704 kW.
622.18.13 Moh p
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2018
Surabaya
xi, 47 p. : ill. ; 29 cm.
Skripsi
LOADING LIST...
LOADING LIST...







